Cara Mengerjakan literasi – Kalau ada satu bagian UTBK yang sering membuat peserta kehilangan banyak waktu, jawabannya bukan selalu Pengetahuan Kuantitatif. Justru banyak peserta mengaku kewalahan saat mengerjakan soal Literasi.
Masalahnya bukan karena teksnya terlalu panjang.
Yang sering terjadi justru peserta membaca seluruh paragraf dari awal sampai akhir, baru kemudian melihat pertanyaannya. Akibatnya, waktu habis, konsentrasi menurun, dan jawaban yang dipilih sering meleset.
Padahal, soal Literasi tidak menguji siapa yang paling cepat membaca. Yang diuji adalah kemampuan memahami informasi, menarik kesimpulan, dan menemukan ide utama dari sebuah bacaan.
Kalau selama ini nilai Literasi masih sulit naik, mungkin strategi mengerjakannya yang perlu diubah.
Jangan Langsung Membaca Teks, Lihat Pertanyaannya Dulu
Ini salah satu strategi yang banyak dipakai peserta dengan skor tinggi.
Begitu soal muncul, jangan buru-buru membaca seluruh bacaan.
Lihat dulu pertanyaannya.
Cari tahu apa yang diminta.
Apakah soal meminta ide pokok?
Makna kata?
Kesimpulan?
Hubungan antarparagraf?
Atau informasi yang paling tepat?
Kalau sudah tahu apa yang dicari, proses membaca akan jauh lebih terarah. Kamu tidak perlu mengingat seluruh isi bacaan, cukup fokus pada bagian yang berkaitan dengan pertanyaan.
Jangan Berhenti di Setiap Kata yang Tidak Dipahami
Banyak peserta langsung panik ketika menemukan istilah asing atau kata yang belum pernah ditemui.
Padahal, satu kata yang tidak dipahami belum tentu memengaruhi jawaban.
Cobalah memahami konteks kalimat terlebih dahulu.
Sering kali arti sebuah kata bisa ditebak dari hubungan dengan kalimat sebelum atau sesudahnya.
Kalau terlalu lama memikirkan satu kata, ritme membaca akan hilang.
Bedakan Fakta, Opini, dan Kesimpulan
Soal Literasi sering mengecoh peserta melalui pilihan jawaban yang sekilas terlihat benar.
Misalnya, teks hanya menyampaikan fakta.
Namun, salah satu opsi jawaban berisi opini penulis yang tidak pernah disebutkan dalam bacaan.
Karena itu, biasakan membedakan tiga hal berikut.
- Informasi yang benar-benar tertulis.
- Kesimpulan yang masih logis berdasarkan isi teks.
- Pendapat yang tidak didukung oleh bacaan.
Kalau bisa membedakan ketiganya, peluang salah memilih jawaban akan jauh lebih kecil.
Jangan Asal Menandai Jawaban yang Paling Panjang
Masih ada anggapan bahwa jawaban paling panjang biasanya benar.
Padahal, dalam soal Literasi UTBK tidak ada aturan seperti itu.
Bahkan sering kali pilihan jawaban dibuat hampir sama agar peserta benar-benar membaca dengan teliti.
Fokuslah pada isi jawabannya, bukan panjang kalimatnya.
Coba Latihan Ini
Misalnya ada sebuah artikel yang terdiri dari lima paragraf.
Sebelum membaca semuanya, coba lakukan langkah berikut.
- Baca pertanyaannya.
- Tandai kata kunci pada pertanyaan.
- Cari paragraf yang kemungkinan memuat jawaban.
- Baru baca bagian tersebut secara teliti.
Bandingkan waktunya dengan membaca artikel dari awal hingga akhir.
Biasanya selisihnya cukup terasa.
Jangan Terlalu Lama di Satu Bacaan
Setiap peserta pasti akan menemukan bacaan yang terasa lebih sulit dibanding yang lain.
Kalau setelah beberapa kali membaca jawabannya masih belum jelas, jangan memaksakan diri.
Lanjutkan ke soal berikutnya.
Lebih baik menyelesaikan beberapa soal yang lebih mudah daripada kehilangan banyak waktu di satu bacaan.
Biasakan Membaca Beragam Jenis Teks
Literasi UTBK tidak hanya menggunakan artikel pendidikan.
Kamu bisa menemukan bacaan bertema ekonomi, kesehatan, lingkungan, teknologi, budaya, hingga isu sosial.
Semakin sering membaca berbagai jenis artikel, semakin cepat pula kemampuan memahami pola bacaan akan berkembang.
Tidak harus membaca buku tebal.
Artikel berita, jurnal populer, atau tulisan ilmiah ringan juga bisa menjadi latihan yang baik.
Setelah Tryout, Jangan Cuma Lihat Skor
Kalau nilai Literasi belum sesuai target, jangan langsung pindah ke tryout berikutnya.
Coba lihat lagi soal-soal yang salah.
Apakah salah memahami pertanyaan?
Kurang teliti membaca pilihan jawaban?
Atau terlalu terburu-buru?
Evaluasi seperti ini jauh lebih bermanfaat dibanding sekadar mengetahui jumlah jawaban benar.
Nilai Literasi Naik Karena Cara Membaca yang Tepat
Banyak peserta mengira nilai Literasi hanya bisa meningkat dengan membaca lebih cepat. Faktanya, kemampuan menemukan informasi penting dan memahami maksud penulis jauh lebih menentukan dibanding kecepatan membaca.
Kalau targetmu ingin mendapatkan skor UTBK yang lebih tinggi, mulai biasakan membaca dengan strategi, bukan sekadar mengejar jumlah halaman. Di GaransiLulusPTN.com, kamu bisa berlatih soal Literasi UTBK lengkap dengan pembahasan yang mengajarkan cara menemukan jawaban secara sistematis, sehingga setiap latihan benar-benar membantu meningkatkan kemampuan, bukan hanya menambah jumlah soal yang sudah dikerjakan. Klik tombol dibawah ini untuk informasi lebih lanjut!
