Setiap tahun, banyak calon mahasiswa memanfaatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai salah satu dokumen pendukung saat mendaftar kuliah, terutama untuk jalur bantuan biaya pendidikan atau program beasiswa tertentu.

Masalahnya, masih banyak yang baru mengurus SKTM ketika masa pendaftaran hampir berakhir. Akibatnya, dokumen belum selesai diproses sementara batas unggah berkas sudah semakin dekat.

Kalau kamu sedang mempersiapkan pendaftaran kuliah, sebaiknya pahami dulu bagaimana cara membuat SKTM, dokumen apa saja yang perlu disiapkan, dan ke mana harus mengajukannya.

Apa Itu SKTM?

SKTM adalah surat yang menerangkan bahwa seseorang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang memenuhi kriteria tertentu sesuai ketentuan pemerintah daerah atau instansi yang menerbitkannya.

Dalam proses penerimaan mahasiswa baru, SKTM biasanya digunakan sebagai dokumen pendukung, bukan otomatis menjamin seseorang mendapatkan bantuan biaya kuliah. Setiap kampus tetap memiliki mekanisme verifikasi dan persyaratan masing-masing.

Karena itu, sebelum mengurus SKTM, pastikan kampus atau jalur pendaftaran yang kamu pilih memang menerima dokumen tersebut sebagai salah satu syarat administrasi.

Dokumen yang Biasanya Diminta

Meskipun persyaratan bisa berbeda di setiap daerah, umumnya kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen berikut.

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi KTP orang tua atau wali.
  • Fotokopi KTP pemohon (jika sudah memiliki).
  • Surat pengantar dari RT dan/atau RW (apabila diwajibkan).
  • Dokumen pendukung lain sesuai ketentuan kelurahan atau desa.

Sebaiknya bawa juga dokumen asli untuk berjaga-jaga apabila diperlukan saat proses verifikasi.

Cara Membuat SKTM

Secara umum, alurnya tidak jauh berbeda di berbagai daerah.

1. Minta Surat Pengantar RT/RW

    Di beberapa wilayah, proses dimulai dengan meminta surat pengantar dari Ketua RT atau RW sebagai bukti bahwa pemohon memang berdomisili di lingkungan tersebut.

    Namun, ada juga daerah yang langsung melayani pengajuan di kantor kelurahan tanpa surat pengantar. Karena itu, sebaiknya cek terlebih dahulu prosedur yang berlaku di tempat tinggalmu.

    2. Datang ke Kantor Kelurahan atau Desa

      Bawa seluruh dokumen yang diminta lalu ajukan permohonan pembuatan SKTM kepada petugas.

      Biasanya petugas akan melakukan pengecekan data sebelum surat diproses.

      3. Tunggu Proses Verifikasi

        Apabila seluruh dokumen lengkap dan tidak ada kendala, SKTM akan diproses sesuai prosedur yang berlaku di daerah tersebut.

        Lama proses bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing pemerintah daerah.

        4. Periksa Isi Surat Sebelum Dibawa Pulang

          Jangan langsung meninggalkan kantor setelah menerima SKTM.

          Pastikan beberapa data berikut sudah benar.

          • Nama lengkap.
          • Nomor identitas.
          • Alamat.
          • Tujuan penggunaan surat.
          • Tanda tangan pejabat berwenang.
          • Cap atau stempel resmi.

          Kesalahan penulisan nama atau identitas dapat membuat dokumen harus diperbaiki kembali.

          Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus SKTM

          Beberapa calon mahasiswa justru mengalami kendala karena hal-hal sederhana seperti berikut.

          Datang Tanpa Dokumen Lengkap

          Akibatnya, proses pengajuan harus diulang pada hari berikutnya.

          Baru Mengurus Menjelang Penutupan Pendaftaran

          Ini termasuk kesalahan yang paling sering terjadi.

          Padahal, beberapa kampus memiliki batas waktu unggah dokumen yang cukup ketat.

          Tidak Membaca Persyaratan Kampus

          Tidak semua perguruan tinggi menjadikan SKTM sebagai syarat utama. Ada kampus yang meminta dokumen lain seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), slip gaji orang tua, atau surat keterangan penghasilan.

          Selalu baca informasi resmi dari kampus tujuan agar dokumen yang disiapkan sesuai dengan ketentuan.

          Checklist Sebelum Mengurus SKTM

          Supaya proses berjalan lebih lancar, coba pastikan daftar berikut sudah lengkap.

          ✔ Fotokopi KK.
          ✔ Fotokopi KTP.
          ✔ Surat pengantar RT/RW (jika diperlukan).
          ✔ Dokumen pendukung lainnya.
          ✔ Mengetahui persyaratan kampus tujuan.
          ✔ Menyiapkan salinan digital hasil scan setelah SKTM diterbitkan.

          Jangan Tunggu Sampai Hari Terakhir

          Mengurus SKTM sebenarnya tidak rumit jika semua dokumen sudah disiapkan sejak awal. Yang sering membuat proses menjadi terburu-buru justru karena pengajuan dilakukan ketika masa pendaftaran kuliah hampir berakhir.

          Kalau kamu sudah menentukan kampus tujuan, segera cek persyaratan administrasinya dan pastikan apakah SKTM termasuk dokumen yang wajib diunggah. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus mempersiapkan seleksi tanpa khawatir ada berkas yang tertinggal.

          Kalau sedang mempersiapkan UTBK, SNBT, atau jalur masuk PTN lainnya, GaransiLulusPTN.com menyediakan informasi terbaru, strategi belajar, tryout, hingga pembahasan soal yang dapat membantu proses persiapan masuk perguruan tinggi menjadi lebih terarah. Klik tombol dibawah ini untuk info selengkapnya!


          cara membuat sktm untuk daftar kuliah
          Facebook
          Twitter
          LinkedIn

          Leave a Reply

          Your email address will not be published. Required fields are marked *

          Jadilah bagian dari Akademi Prestasi Group dengan bergabung menjadi mitra kami